Lalai Matikan Api Pembakaran Sampah, Gudang Bekas Palet Kayu di Kediri Terbakar

  

Petugas melakukan pembasahan di sekitar lokasi kebakaran (photo by radar kediri)

Kediri – Warga Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dibuat panik setelah melihat kepulan asap tebal keluar dari sebuah gudang bekas penyimpanan palet kayu, Sabtu (11/7/2026) siang.

Gudang tersebut diketahui milik seorang warga yang berdomisili di Kota Surabaya. Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan karyawan gudang sebelum api merembet ke bagian bangunan penyimpanan kayu.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri Dhany Adi Projo menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, sejumlah karyawan gudang mendapat perintah dari pemilik untuk membersihkan rumput kering dan sampah di sekitar lokasi.

Usai melakukan pembersihan, karyawan kemudian membakar sampah tersebut. Namun, api yang ditinggalkan diduga merambat dan mengenai material di sekitar gudang yang mudah terbakar.

"Kami menerima laporan pukul 14.26 WIB. Satu menit kemudian, pukul 14.27 WIB, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian," ujar Dhany.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB dan langsung melakukan penanganan. Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Kediri mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam, dibantu satu unit kendaraan dari Damkar Kabupaten Kediri.

Material berupa kayu palet bekas yang tersimpan di dalam gudang membuat api dengan cepat membesar. Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke seluruh bangunan.

Dari total luas gudang sekitar 1.300 meter persegi, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 300 meter persegi.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai belasan juta rupiah," jelas Dhany.

Pantauan di lokasi, petugas Damkar masih melakukan proses pendinginan atau pembasahan setelah api berhasil dipadamkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.

Petugas juga melakukan pengecekan di sejumlah bagian gudang yang berisi material mudah terbakar untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

UPT Damkar Kota Kediri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah, terutama di sekitar bangunan, gudang, atau area yang memiliki banyak material mudah terbakar.

"Masyarakat diimbau tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan karena api kecil sekalipun dapat dengan mudah merambat dan menimbulkan kebakaran," pungkas Dhany.(red/lis)

0 Komentar